Artikel Jurnal Hama Padi Pdf

Artikel Jurnal Hama Padi Pdf

ABSTRACT

Transformasi dua gen cry (cryIB-cryIAa) dan transformasi dengan satu gen cry1B di bawah kendali promoter inhibitor proteinase inhibitor jagung (mpi) yang diinduksi luka adalah dua pendekatan yang digunakan untuk mendapatkan beras yang resisten terhadap stemborer padi yang mungkin memiliki ketahanan yang tahan lama. Untuk mendapatkan informasi tentang keefektifan tujuh galur padi transgenik ke persawahan padi padi kuning S. incertulas, sebuah tes dilakukan di rumah kaca. Tujuh garis itu 1). Baris 4.2.3 dan 2) Baris 4.2.4 keduanya mengandung gabungan dua gen cry (cryIB-cryIAa); 3) garis 3R9 dan 4) garis 3R7 garis keduanya mengandung gen mpi-cryIB; dan 5) garis 6.11 berisi gen cryIAb oleh bombardir partikel, 6) line DT-cry (Azygous) yang tidak mengandung cry gene (null), dan 7) DT-cry line mengandung gen cryIAb oleh Agrobacterium, dan sebagai kontrol negatif , kami menggunakan tiga varietas padi non transgenik yaitu, Rojolele, Cilosari, dan Ciherang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur padi transgenik, kecuali DT-cry dan DT-cry (Azygous) garis efektif untuk menekan kerusakan oleh serangga, dan menunjukkan efek penghambatan pada pertumbuhan S. incertulas, dan memiliki tingkat ketahanan yang tinggi dibandingkan non varietas padi transgenik. Ada perbedaan nilai resistansi / level antara galur padi transgenik. Berdasarkan nilai resistansi, garis 6.11 adalah yang tertinggi (skala 0) diikuti oleh garis 4.2.4 dan garis 3R7, garis-garis ini dikategorikan sebagai resistansi tinggi (skala 1). Garis padi transgenik-4.2.3 dan garis 3R9 dikategorikan sebagai resistensi moderat (skala 3). Garis DT-cry dan DT-cry (Azygous) rentan (skala 7-9). KATA KUNCI: Efektivitas, nilai resistansi, beras transgenik, S.

DOWNLOAD DISINI

  1. Keefektivan Padi Transgenik terhadap Hama Penggerek Batang Padi Kuning Scirpophaga incertulas (Walker) (Lepidoptera: Crambidae)
  2. IDENTIFIKASI CENDAWAN ENTOMOPATOGEN LOKAL DAN TINGKAT PATOGENITASNYA TERHADAP HAMA WERENG HIJAU (Nephotettix virescens Distant.) VEKTOR VIRUS TUNGRO PADA TANAMAN PADI SAWAH DI KABUPATEN DONGGALA
  3. KINERJA PENGENDALIAN HAMA PADI SAWAH PASCA INTRODUKSI TEKNOLOGI PENGENDALIAN HAMA TERPADU
  4. SOSIALISASI DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PEMELIHARAAN PARASITOID TELUR SEBAGAI AGEN HAYATI PENGENDALI HAMA PENGGEREK BATANG PADI
  5. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGENDALIAN TERPADU HAMA PENGGEREK BATANG PADI DI KELURAHAN PENATIH, KECAMATAN DENPASAR TIMUR, KOTA DENPASAR
  6. KELIMPAHAN POPULASI PARASITOID Trichogramma sp DAN SERANGAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI SAWAH DI KABUPATEN MINAHASA
  7. Peran Penyuluhan Pertanian Terhadap Pengendalian Hama Terpadu pada Tanaman Padi Berdasarkan Kelas Kemampuan Kelompok Tani di Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah
  8. UJI COBA APLIKASI MODEL CLIMEX 1.1 UNTUK MENGANALISIS POTENSI PENYEBARAN HAMA WERENG BATANG COKLAT DAN PENGGEREK BATANG PADI PUTIHRUNNING TEST OF CLIMEX 1.1 TO ANALYZE POTENCY OF RICE PEST DISTRIBUTION OF BROWN PLANTHOPPER AND WHITE STEM BORER
  9. Representasi Profesional Petani Padi-Sawah dalam Hubungannya dengan Praktek Pengendalian Hama
  10. Penggunaan Ekstrak Biji Pinang untuk Mengendalikan Hama Keong Mas (Pomacea canaliculata Lamarck) pada Tanaman Padi

Incoming search terms:

  • pjurnal pemodelan matematika penyebaran hama sawah
  • padi jurnal pdf

Tags: