Artikel Jurnal ARSITEKTUR DAN DESAIN KOTA HIBRIDA PADA KANTOR POS DAN ALUN-ALUN DI MEDAN

Artikel Jurnal

ARSITEKTUR DAN DESAIN KOTA HIBRIDA PADA KANTOR POS DAN ALUN-ALUN DI MEDAN
Download Jurnal Disini

Pusat citi tradisional di Jawa memiliki komposisi alun-alun. Filosofi kota adalah sebagai pusat negara yang dipimpin oleh raja. Kota-kota kabupaten di Jawa mengadopsi konsep ini dengan komposisi yang sama. Pada zaman penjajahan Belanda pada abad 18-19, garis postweg menghubungkan kota-kota kabupaten di Jawa, dengan kantor pos yang terletak di dekat pusat kota. Medan di Sumatera menjadi contoh bagaimana konsep arsitektur kantor pos dan lapangan Merdeka (menyerupai alun-alun di Jawa) sebagai karya pemerintah Belanda pada waktu itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap konsep kantor pos yang terletak di titik nol kota dan Lapangan Merdeka sebagai alun-alun di pusat kota. Dengan menggunakan penelitian historis dan membumi, ditemukan bahwa Medan adalah kota yang unik. Desain arsitektur hibrida kantor pos mengklasifikasikan bentuk pusat kota tua di Medan, yang memiliki konsep hibrida yang memiliki filosofi pertemuan berbagai budaya. Konsep Jawa dan Belanda untuk desain perkotaan dipengaruhi oleh Jawa, Melayu, dan Cina untuk desain bangunan.

Download Jurnal Disini

Tags: