Artikel Cara Mencari Jurnal Farmasi Pdf

Artikel Cara Mencari Jurnal Farmasi Pdf

ABSTRACT

Latar Belakang: Pengaturan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit meliputi perencanaan, pengadaan, distribusi, dan pemanfaatan. Indikator penyimpanan obat adalah: kesesuaian antara barang dan kartu stok, TOR (Turn Over Ratio), persentase obat yang kadaluarsa dan atau rusak, sistem pengaturan ruang penyimpanan, persentase stok mati, dan persentase nilai stok akhir. Berdasarkan hasil evaluasi pekerjaan Persediaan Persediaan Farmasi untuk persediaan tablet di Ruang Penyimpanan Instalasi Farmasi di Unit Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta I, ditemukan bahwa ketidaksesuaian antara jumlah barang dengan kartu stok dan komputerisasi adalah sebesar 15,38%, TOR nilai adalah 29 kali setiap tahun, nilai kaus kaki terakhir adalah 6%, persentase obat adalah ED (tanggal kadaluwarsa) 0,03%. Data ini menunjukkan kepada kita bahwa kesesuaian antara barang dan perawatan stok, persentase ED obat, TOR, dan nilai stok akhir tidak memenuhi target rumah sakit. Metode: Penelitian ini adalah jenis deskripsi kualitatif dengan rancangan sebagai penelitian observasional. Subjek pada penelitian ini adalah Kepala Instalasi Farmasi, Kepala Ruang Penyimpanan Instalasi Farmasi, petugas Ruang Penyimpanan Instalasi Farmasi, dan Kepala Unit Pemeliharaan. Sarana penelitian menggunakan metode observatorium dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan cara deskripsi kualitatif, dan teknik triangulasi dilakukan untuk menjamin validitas data. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan observasi dan wawancara mendalam, kita tahu bahwa sistem penyimpanan obat di Ruang Penyimpanan Instalasi Farmasi tidak memenuhi standar karena pengaturan obat tidak mengacu pada kelas terapi / obat-obatan. Bangunan dan ruangannya sesuai dengan standar, tetapi peralatannya tidak memenuhi standar karena tidak ada alarm, gram dan pengukuran miligram, pembuka kotak, dan kartu perawatan. Sumber daya manusia sudah sesuai dengan standar karena ada Apoteker dan asisten yang tersedia. Kesimpulan: Faktor obat dan peralatan sistem ruang stok tidak sesuai dengan standar, tetapi faktor bangunan, kamar dan sumber daya manusia di Ruang Penyimpanan Instalasi Farmasi di Unit Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta saya sudah sesuai dengan standar. Kata kunci: Penyimpanan obat, Bangunan dan Kamar, Peralatan, Sumber Daya Manusia.

  1. ASPEK KAJIAN SOSIAL, BEHAVIORAL DAN ADMINISTRATIF DALAM ILMU FARMASI
  2. ANALISIS PERSPEKTIF PEMBELAJARAN DAN PERTUMBUHAN DALAM MENGUKUR KINERJA INSTALASI FARMASI RSUD X DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORE CARD
  3. EVALUASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM PEMERINTAH KOTA SEMARANG PERIODE MARET – OKTOBER 2006
  4. PERAN TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN DALAM MENURUNKAN ANGKA KEJADIAN MEDICATION ERROR
  5. REDESIGN PELAYANAN FARMASI DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS
  6. ANALISIS PERENCANAAN OBAT BERDASARKAN ABC INDEKS KRITIS DI INSTALASI FARMASI
  7. Pola Hubungan Kerja Sama Kolaboratif Antara Farmasis Dan Dokter Dalam Pelayanan Kesehatan
  8. DAMPAK PENERAPAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) TERHADAP NILAI PERSEDIAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA
  9. Daftar isi dan Redaktur jurnal ilmu farmasi dan farmasi klinik vol. 5 no. 2 desember 2008
  10. Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Journal of Pharmaceutical Science & Clinical Pharmacy

Tags: